Hamid Djabbar – Waktu Itu
Inilah soalnya, cintaku. Waktu itu
nyata atau tidak. Bergerak atau tidak.
Meragu atau tidak. Pendulum itu
permainan kanak-kanak atau tidak?
“Masa, lampau tak menentu,” detakmu.
Tapi bagaimana aku bisa melupakanmu
nyata atau tidak? Dan irama teratur itu
pada bandul atau pada matamu di mataku
tak bisa mundur. Inilah soalnya, cintaku.
Dan lenyap atau seperti lenyap. Waktu itu
dan kematian kau dan aku terus melaju
tik tak timbangan bergerak. Kita, tak tahu…
Padang – Jakarta – Sukabumi, 1981.
Like this:
This entry was posted on May 24, 2011 at 11:55 am and is filed under General with tags Djabbar, Hamid, Waktu Itu. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed You can leave a response, or trackback from your own site.